penghargaan dan pengakuan adalah sesuatu yang absurd, namun manusia membutuhkannya agar keberadaannya diakui di suatu komunitas dan lingkungan sosial. Harga diri dan kehormatan merupakan hal abstrak dalam hidup manusia , dan sering dikaitkan dengan batasan yang tidak boleh dilanggar orang lain demi menjaga kedaulatan diri mereka serta aspek sosial.
Harga diri seseorang sering kali menimbulkan konflik antar sesama manusia , kurangnya saling memahami norma dan aturan yang membatasi ruang gerak yang tidak boleh dilanggar menimbulkan pertikaian.
Lalu apa sebenarnya yang membuat kita tidak dihargai oleh orang lain?
Dan mengapa orang lain tidak mau menghargai kita sebagai manusia yang memiliki adab?
Apakah hargai diri sepenting itu untuk dijaga?
Ataukah hargai diri hanya sebatas ilusi sosial?
Baca juga
kenapa orang berubah setelah sukses
cara memaafkan diri sendiri
Pertanyaan pertanyaan diatas seringkali menghinggapi pikiranku sebagai manusia yang hidup dalam sistem sosial.
Pentingkah?
Menurut saya pribadi, sikap saling menghormati dan menghargai orang lain sama pentingnya dalam menjaga kerukunan antar umat manusia. Bahkan dalam berbagai kasus , melanggar batasan kehormatan orang lain berujung fatal dan masuk dalam ranah hukum yang serius.
penyebab orang tidak menghargai kita
untuk meluruskan semua hal tentang kehormatan dan harga diri seseorang mari kita bahas secara tuntas persoalan ini dimulai dari penyebab seseorang tidak dihargai oleh manusia lainnya.
1. orang lemah.
Saat seseorang dianggap lemah oleh orang lain yang lebih kuat , maka orang tersebut sering menjadi target perundungan . Perundungan atau pembullyan ini tidak selalu bersifat kekerasan fisik namun bersifat penghinaan secara verbal dan sikap yang mengarah merendahkan dan menyepelekan orang yang dipandang lemah.
Sudah banyak kan buktinya dimana orang lemah kesulitan membela diri dari orang yang kuat, dan secara otomatis orang yang melakukan pembulian selalu merasa aman karena mereka yakin korban tidak akan bisa melawan karena dianggap lemah.
Fenomena seperti ini kerap terjadi di lingkungan sekolahan dan murid yang dianggap lemah banyak yang mengalami perundungan ini. Termasuk saya sendiri pernah mengalami hal ini semasa masih sekolah di tingkat smp.
Tau apa yang saya rasakan?
Sedih, stres dan rasa marah namun tidak punya keberanian untuk membalas karena pelaku sangat ramai dan merupakan kakak senior di sekolahan.
Contoh orang lemah adalah:
orang miskin, jika kita miskin seringkali dipandang sebelah mata oleh orang lain. pendapat kita pun sering tidak didengar oleh mereka yang memiliki kekuasaan dan uang yang banyak.
orang jelek atau buruk rupa, biasanya ketika seseorang dipandang jelek atau tidak menarik akan kesulitan dalam mencari pasangan kecuali kamu banyak duit. ini sudah menjadi rahasia umum. lawan jenis cenderung tidak menghargai upaya kamu saat berusaha meraih cintanya.
orang cacat, diskriminasi saat mencari pekerjaan. yang ini cukup sering terjadi. Ketika seseorang menderita cacat fisik atau mental orang enggan untuk merekrutnya sebagai karyawan. mereka cenderung tidak menganggap dan tidak menghargai orang cacat karena dinilai tidak produktif dalam bekerja.
2. kurang menghargai diri sendiri.
Mulai sekarang jika kamu ingin dihargai oleh orang lain cobalah belajar untuk menghargai diri sendiri dulu. Saya berikan analogi sederhana mengapa hal ini bisa terjadi.
Contoh, jika kamu pergi ke tempat istana mewah yang bersih dan rapi, apakah kamu mau membuang sampah di situ?
Dan sebaliknya , jika kamu lewat di tempat yang kumuh dan banyak kotoran yang berserakan , apakah kamu mau membuang sampah sembarangan disitu?
Dari dua analogi diatas kita bisa menilai pola kebiasaan manusia.
Jawaban dari masing masing analogi diatas adalah, kita cenderung berperilaku hormat ketika pergi ke tempat yang bersih ,rapi dan terasa mewah. Alhasil kita merasa enggan membuang sampah di tempat seperti itu, karena kita merasa bahwa tempat tersebut merupakan sesuatu yang baik dan sangat terhormat.
Beda cerita dengan tempat yang kumuh tadi, kita sering kali tidak segan segan membuang sampah disitu karena kita menganggap tempatnya sudah terlanjur kotor jadi ya tidak masalah membuang sampah disitu toh orang lain juga melakukan hal yang sama, lagi pula orang yang punya rumah juga membuang sampah sembarangan.
Nah ini lah gambarannya , ketika kamu tidak mau menghargai diri sendiri maka orang lain juga tidak akan mau menghormati kamu. Jangan pernah merendahkan diri kepada orang lain, hanya untuk dianggap low profile dan tidak sombong, karena jika kamu berhadapan dengan orang yang salah maka kamu akan dianggap manusia rendahan, ingat tidak semua manusia itu bisa menghargai orang lain. Jadi jangan buat dirimu sebagai bahan hinaan dan olok olokan orang lain.
3. tidak ada batasan jelas
sama halnya sebuah wilayah yang tidak memiliki pagar, maka akan banyak orang yang sering menginjak nginjak lahan yang tidak memiliki pagar atau batasan tersebut. Begitu juga dirimu jika tidak memiliki batasan terhadap hal hal yang penting yang tidak boleh orang lain melanggarnya, maka kamu harus siap siap akan mengalami tindakan kurang menyenangkan dari orang lain.
Batasan itu penting agar orang lain paham bahwa keberadaanmu layak dihargai dan tidak boleh seorang pun dapat melanggarnya .
Contoh, jika kamu dihina meskipun itu hanya bercanda maka kamu harus berani menegur orang tersebut, sampaikan bahwa kamu tidak suka atas perlakuan tersebut. Dengan cara ini orang lain jadi tahu batasan apa yang tidak boleh dibuat candaan terhadap kamu.
Beda cerita jika kamu diam saja , maka orang lain akan memaklumi hinaan tersebut sebagai candaan yang dianggap lucu. Dan hasilnya intensitas hinaan yang kamu terima akan meningkat setiap waktu. Jika kamu tidak menginginkan hal tersebut, maka bersikaplah tegas terhadap orang lain yang telah menghinamu meskipun kamu akan dianggap baperan.
Karena jahatnya orang lain itu adalah ketika mereka menormalisasi hinaan terhadap mu dan mereka tertawa tanpa dosa setelah apa yang mereka lakukan terhadapmu.
4. banyak mengalah.
Demi menghindari pertikaian sering kali kamu berusaha mengalah untuk menjaga agar tidak terjadi konflik dengan orang yang tidak menghargai dirimu. Kamu berpikir tidak masalah toh hanya sebuah hal sepele nanti juga akan berakhir. Ketakutanmu adalah sumber sifat mengalah itu. Takut konflik makin menjadi maka kamu membiarkan orang lain merampas harga dirimu.
Mungkin kamu menganggap hal itu benar, namun saya katakan hal itu sangat salah besar. Jika konfliknya hanya 1 kali mungkin masih bisa dimaklumi kamu mengalah , namun jika orang lain tersebut telah mengulangi 2 kali bahkan lebih , maka jangan pernah mengalah lagi.
Karena jika kamu sering mengalah kamu akan jadi bulan bulanan orang lain dan akan menjadi lebih ganas di kemudian hari. Ingatlah manusia itu tidak pernah puas, jika kamu merasa lemah dan selalu mengalah maka orang lain menganggap kamu hanya mainan yang bisa dimainkan sesuka hati.
5. empati rendah.
Tidak semua penyebab kamu tidak dihargai karena kesalahan kamu. Ada kalanya memang orang yang tidak menghargaimu adalah orang yang memiliki empati rendah. Orang seperti ini mau dimana dia berada punya kecenderungan untuk merendahkan orang lain.
Pilihan yang tepat adalah dengan menghindari orang ini, jauhi dan jangan bergaul dengan orang yang memiliki empati rendah. Karena kamu hanya akan jadi bahan olok olokan dan hinaan baginya.
Mereka yang memiliki empati rendah tidak akan merasa bersalah telah melakukan hal hal yang merugikan orang lain. Bagi mereka hal semacam itu adalah normal baginya.
6. berada di lingkungan yang salah.
Jika kamu merasa kurang dihargai oleh orang lain, bisa jadi kamu berada di lingkungan yang salah.
Orang yang ada di lingkungan kamu adalah sekumpulan orang toxic. Jika sudah demikian menjauhi lingkungan toxic semacam itu adalah sebuah keharusan dan bukan lagi sebuah pilihan.
Kenapa sebuah keharusan?
Karena mental health itu penting. Jangan sampai kamu stres dan mental kamu hancur karena dipenuhi orang toxic yang berada di sekeliling kamu.
Carilah tempat dimana kamu bisa diterima dan dihargai kehadiranmu. Ingat kehidupanmu itu berharga, tidak satupun boleh mengambil dan merampasnya, jangan biarkan orang lain tidak menghargai dan menghormati segala jerih payah dan pengorbananmu.
kesimpulan Kenapa orang tidak menghargai kita
seberapa buruknya kita , jangan biarkan orang lain merendahkan atau tidak menghargai kita. Karena setiap manusia yang lahir di dunia ini berhak untuk hidup tenang dan bebas dari semua hal yang berbau perundungan.
Jika orang lain tidak bisa menghargaimu, maka tidak ada alasan untuk tidak menghargai kembali orang tersebut.
Posting Komentar