ZMedia Purwodadi

Tipe blogger dari waktu ke waktu,kamu mungkin salah satunya

Table of Contents
Tipe blogger dari waktu ke waktu,kamu mungkin salah satunya


Menjadi blogger sering menghadapi dilema, terutama kalau masih pemula seperti saya.

Kadang arah dan tujuan masih ngambang mau dibawa kemana arah blog ini mau dibawa.

Terutama niche blog yang ingin dijadikan ciri khas blog yang dikelola.

Lalu dilemanya dimana?

Dilemanya bagi saya adalah membawa tema blog kearah niche yang saya minati atau membawa blog ini ke niche  yang sedang tren.

Kenapa saya sebut dilema?

Ini dikarenakan niche yang akan saya bawakan akan mempengaruhi karya tulis saya pada akhirnya.

Jika saya menulis artikel sesuai niche yang saya minati maka setiap ide untuk menulis akan mengalir apa adanya.

Berbeda jika saya menulis artikel blog dengan niche yang sedang tren atau hal yang sedang hangat dibicarakan oleh netizen, maka saya dituntut untuk menulis sesuatu yang terkadang tidak saya mengerti.

Alhasil saya butuh waktu untuk belajar mendalami hal hal yang belum saya mengerti dan barulah bisa saya menuliskan artikel tersebut.

Mungkin bisa dikatakan jika menulis artikel yang belum kita mengerti akan sangat boros waktu sebab saya harus memahami terlebih dahulu apa yang ingin saya ketik takutnya banyak kekeliruan pada akhirnya.

Tapi ada sisi positifnya juga sih, dengan membuat artikel yang belum kita pahami maka secara otomatis kita dituntut untuk belajar.

Nah dari belajar ini justru kita akan menemukan sesuatu yang baru.

Banyak diantara para blogger yang tumbang ditengah jalan dengan berbagai alasan. Dan tidak semua blogger benar benar serius mendalami dunia tulis menulis.

Bukan karena tidak mampu tetapi bertarung dengan waktu dan mood yang kadang berubah ubah secara drastis.

Saya sendiri contoh nyata dari kebanyakan blogger yang down karena mood down atau malas ketika harus berhadapan dengan sesuatu yang bernama konsisten posting ,konsisten upload.

Saya rasa itu manusiawi sebagai manusia mengalami masalah mood down atau rasa malas saat sedang melakukan aktivitas blogging.

Dan ada beberapa kriteria blogger yang akan kita bahas disini berdasarkan beberapa variabel yang berbeda.

1. blogger musiman

blogger jenis ini merupakan blogger yang muncul saat adanya fenomena yang sedang hangat di perbincangkan.

Namun kehadiran blogger yang cenderung musiman ini bukan berarti blogger tersebut tidak bisa bertahan lama.

Malahan dari fenomena blogger musiman ini lah yang menjadi pemicu ramainya pemain blog di ranah perbloggeran.

Pemicunya bisa apa saja ,contoh misalkan ada blogger  yang lagi viral karena kesuksesannya di dunia blogger dan meraup keuntungan hingga milyaran rupiah.

Fenomena ini akan membawa banyak blogger karbitan untuk terjun ke dunia tulis menulis karena berfikir dunia blogger sangat menjanjikan dan menguntungkan secara finansial.

Dari sekian banyak blogger musiman mungkin hanya menyisakan beberapa blogger yang bertahan , sisanya akan kabur setelah mengetahui bahwa dunia perbloggeran tidak seindah kenyataan.

Dan fenomena seperti ini merupakan hal yang sering terjadi bukan hanya di dunia blogger namun di pekerjaan lain atau di platform konten lain juga sama saja.

Semua bekerja berdasarkan hukum rimba atau hukum alam, siapa yang kuat dia lah yang akan bertahan dan dia juga yang akan berada pada puncak kesuksesan.

2. blogger gado gado

pernah liat blog yang isi atau niche blog nya serba ada?

Nah ini dia yang di maksud blog gado gado ,dimana niche blognya tidak spesifik membahas satu tema namun membahas banyak tema sekaligus.

Blog seperti ini sering kita jumpai bahkan di blog yang besar sekalipun tetap ada saja yang seperti ini.

Apa salah membangun blog gado gado?

Tidak ada yang salah , mau seperti apapun blog yang kamu bangun tidak akan serta merta membuat blog kamu menjadi jelek.

Karena yang penting di dunia blogger adalah kamu konsisten selalu update postingan.

Dulu iya saya pernah menganggap bahwa blog yang isi postingannya campur campur, kadang hari ini posting sayuran besoknya bahas ponsel, terus besoknya bahas astronomi , merupakan blog yang acak acakan.

Tapi sekarang saya sudah tidak peduli lagi tentang konsep seperti itu.

Bagi aku sekarang adalah tulislah semua yang ada di kepalamu menjadi karya tulis yang bisa dinikmati oleh diri kamu, tidak usah dipedulikan tentang pendapat orang lain, mau jelek atau bagus yang penting itu karya kamu dan kamu bahagia melakukan itu semua.

jika blog gado gado tidak bisa sukses itu anggapan yang sangat salah , sudah banyak blog besar yang membuktikan dengan niche gado gadonya meraup sukses besar.

Jadi tidak tidak masalah membuat niche campur campur yang penting konsisten membuat postingan yang  bermanfaat bagi para pembaca.

3. blogger idealis atau blogger 1 niche.

Kalau ini kebalikan dari blogger gado gado,mereka memiliki niche yang konsisten dan teguh pendirian.

Memilih 1 niche untuk di bahas di blog mereka merupakan pilihan yang profesional.

Bukti bahwa seorang blogger ahli dalam 1 bidang yang ia geluti ,yang pada akhirnya membuat blog yang dikelola menjadi blog rujukan setiap kali membahas 1 tema yang dia bawa.

 

sekilas blog dengan niche khusus terasa sangat membosankan jika harus mengelolanya,namun percayalah blog dengan niche khusus ini sangat powerfull jika dikelola dengan baik.

karena blog dengan tema khusus akan memiliki pembaca setia yang selalu berkunjung dan menantikan update terbaru dari anda pemilik blog tersebut.

Contoh misalnya ni ada blog yang hanya membahas tentang resep makanan dan kuliner, ada juga blog yang membahas tentang otomotif dan masih banyak lagi blog yang mengkhususkan diri membahas hanya pada tema atau niche tertentu saja.

terus terang saya sangat suka dengan blog  yang hanya memiliki 1 niche saja.

Karena terlihat sangat profesional dan menjadi sumber rujukan jika memiliki masalah dan solusinya bisa di dapat di blog tersebut.

4. blog dummy

Nah ada yang tau gak apa itu blog dummy?

Blog dummy adalah blog yang digunakan untuk mendukung blog utama ,jadi di dalam blog dummy biasanya ada link yang ditujukan ke blog utama.

Di era tahun sekitaran 2014 saya sering menggunakan blog dummy untuk membangun rantai  backlink.

Tujuan dibentuknya blog dummy ini biasanya terkait masalah SEO.

Ya supaya blog utama bisa naik di page one google, dan bisa memenangkan kontes seo maupun mendatangkan visitor organik menuju blog utama.

Kurang lebih seperti itu, saya tidak tahu pasti apakah trik lama seperti ini masih relevan di jaman sekarang untuk mendongkrak SEO blog supaya bisa bertengger di halaman page one google.

5. Blogger bisnis atau jualan.

Nah yang ini asyik ni, di samping suka bikin artikel tapi punya niat terselubung jualan produk tertentu.

Atau malah secara frontal blog atau website yang di bangun benar benar di khususkan untuk memajang produk dagangannya.

Biasanya ada blogger yang sering membuat artikel atau tutorial tertentu lalu di akhir artikel disisipkan kata berbayar.

Mungkin kalian pernah menjumpai blog yang seperti ini, kalo saya sering malahan bahkan saya sendiri juga pernah membuat artikel tutorial membuat akun gmail dan membuka jasa membuat akun gmail bagi pembaca yang tidak ingin ribet membuat akun gmail.

6. Blogger copas

Blogger yang satu ini paling  dibenci sesama blogger, karena pada prakteknya mereka ini membuat artikel dengan mengcopy artikel dari blog milik orang lain lalu paste di blog mereka sendiri tanpa ada editing atau menulis ulang.

Bahkan blog saya ini juga pernah menjadi korban dari aksi blogger copas ini, lumayan banyak juga sih yang di copy.

Lalu tindakan apa yang terjadi jika di temui blog copas seperti ini?

Tentu saja akan di laporkan ke pihak google supaya di take down dan tidak muncul di pencarian google search . Syukur syukur blog nya bisa di hapus permanen.

Karena kehadiran blog copas ini dinilai sangat merugikan bagi blog yang di copas artikelnya.

Artikel hasil copas ini akan mengganggu kestabilan SEO di search google, sebab google tidak menyukai duplicat content.

Bisa dikatakan blog copas ini adalah maling kekayaan intelektual blogger lain.

Sebab karya tulis juga termasuk karya yang perlu dilindungi undang undang hak cipta.

7. Blogger AI

Nah ini termasuk dalam pemanfaatan teknologi, tinggal masukin prompt untuk memerintah AI supaya menggenerate artikel yang sesuai keinginan terus di copas ke blog.

Terlihat praktis dan mudah, namun artikel seperti ini kurang disukai oleh pembaca, bahkan google pun kurang suka dengan artikel hasil generate AI.

Meskipun tidak ada aturan yang melarang artikel AI digunakan sebagai artikel di blog, namun sebagai pembaca saya sendiri menyukai artikel yang ditulis oleh manusia .

Sebab artikel yang ditulis manusia lebih terkesan hidup dan ketidak sempurnaan tulisan manusia ini lah yang menjadi daya tarik bagi pembaca.

Tapi ini relatif juga ya, ada yang suka ada  yang tidak .

Sebab google sendiri juga meletakkan artikel AI di bagian atas SERP.

Mungkin itu saja artikel kali ini ,nanti lain waktu akan saya sambung lagi artikel lainnya.

Kesimpulannya ,jika anda seorang blogger teruslah menulis meskipun saat ini gempuran teknologi semakin masif.

Namun pembaca sejati menginginkan tulisan otentik milik manusia karena di dalam tulisan tersebut ada pengalaman yang tidak mungkin bisa digantikan oleh seonggok mesin yang disebut AI.

Thank you.

Posting Komentar