ZMedia Purwodadi

Manfaat menjadi orang yang jujur serta efek negatif kejujuran

Table of Contents
        

Manfaat menjadi orang yang jujur serta efek negatif kejujuran


Jujur terkadang menyakitkan , tapi meski begitu kejujuran merupakan hal yang dibutuhkan di dunia ini. Tanpa kejujuran maka dunia ini mungkin akan sangat kacau, tidak ada lagi kedamaian yang tercipta jika kebohongan merajalela. Hanya lewat kejujuranlah segalanya dimulai untuk peradaban umat manusia yang lebih baik. Karena semua ilmu pengetahuan dan sains dimulai dari kejujuran dan bukti kuat tentang sebuah kebenaran hakiki.


Kejujuran pada diri manusia merupakan sebuah permata yang sangat berharga ,tanpanya tidak ada kedamaian dalam hidup. Sebagai manusia yang hidup dijaman yang serba modern , tentu banyak hal yang sudah banyak dimanipulasi demi sebuah harga diri dan eksistensi, terutama di sosial media. Meskipun tidak semua orang begitu, namun bermain media sosial meningkatkan peluang menjadi orang yang memiliki image palsu.


Namun menjadi jujur terkadang berhadapan dengan dilema yang serba salah, karena ada waktunya kamu akan berhadapan dengan kondisi berkata jujur salah , berbohong pun lebih salah. Contohnya ketika harus menilai kecantikan atau ketampanan seorang teman, nah ngomong jelek salah ngomong ganteng tidak sesuai kenyataan , jadi serba salah kan. Tapi tenang kok ada caranya berkata jujur tanpa menyinggung perasaan lawan bicara kamu. Misalnya ni , pakaian teman kamu norak ketika mau diajak kondangan, kamu bisa ngomong “ pakaian kamu bagus, cuman kayak kurang pas kalau untuk dipakai acara kondangan, aku ada ni baju yang pas buat kamu ke acara kondangan “ . Nah dengan berkata demikian tidak terlalu pedas di telinga teman kamu, bandingkan dengan berkata jujur “ pakaian kamu jelek bro, ganti yang lain aja” terdengar kasar dan menyakitkan.


Terlepas serba salah atau tidak dalam mengungkapkan sebuah kejujuran , ini sangat penting untuk memberi penilaian yang bisa membangun orang orang disekitar kamu. Sebab kejujuran itu meski menyakitkan terkadang mampu memberi perubahan dan introspeksi bagi seseorang. Walaupun orang tersebut awalnya tidak menyukai sebuah kejujuran, tapi pada akhirnya demi kebaikan seseorang alangkah lebih baik diberi penilaian jujur daripada kedepannya dia tersesat tanpa arah.


Lalu apa saja manfaat berkata jujur bagi kita dan orang lain, berikut saya uraikan satu persatu:


1. memberi perubahan positif


Seperti yang saya katakan di atas, penilaian yang jujur pada sebuah keadaan yang mengharuskan penilaian objektif demi kelangsungan masa depan yang lebih baik wajib diberi penilaian yang jujur agar bisa menyelamatkan masa depan seseorang.

Contohnya diagnosa seorang dokter terhadap kesehatan pasien, tentunya wajib jujur sebab menyangkut keselamatan dan nyawa pasien yang dipertaruhkan . Bayangkan jika ada seorang dokter yang berbohong demi mengejar reputasi atau tidak enakan menyinggung perasaan pasien , tentu akibatnya akan fatal bagi kesehatan pasien di masa depan nantinya.


Perubahan masa depan bisa berubah dari buruk menjadi baik apabila kita mau jujur dengan keadaan kita yang sekarang. Dengan mengakui sebuah kekurangan yang ada pada diri kita dan orang lain dan mau berkata jujur dari kesalahan yang telah di perbuat maka perubahan yang lebih baik dimasa depan akan terbuka lebar. Walaupun belum tentu dimasa depan akan berubah lebih baik atau justru lebih buruk lagi, terlepas dari itu semua , kejujuran telah membuka gerbang perubahan dan harapan yang lebih baik.


2. membangun image yang bisa diandalkan


Dunia ini berharap kepada orang yang memiliki profesionalitas , integritas dan kejujuran pada dinamika perubahan yang begitu cepat terjadi. Dengan berbuat jujur kamu lebih bisa diandalkan dalam tugas tugas dan posisi penting, baik dalam karir, politik, pertemanan, maupun dalam dunia percintaan. Semua hal yang berbau leader pastilah membutuhkan pemimpin yang jujur.

Bahkan hal yang remeh temeh pun kita bisa diandalkan jika kita memiliki image seorang yang jujur.


3. kepercayaan publik


Seseorang yang selalu berkata jujur akan selalu didengar ucapannya oleh sebagian besar masyarakat , sebab yang keluar dari mulutnya adalah suara kebenaran. Dan masyarakat atau publik tidak akan menganggap remeh ucapan orang yang berkata jujur. Hal ini mampu mengendalikan opini publik yang salah serta berbalik mengikuti ucapan orang yang jujur. Itu semua bisa terjadi jika kamu mampu meraih kepercayaan publik dengan membangun image kejujuran yang dipupuk sejak lama dan masif.


4. mampu mempengaruhi orang lain


Salah satu keuntungan istimewa yang bisa kita miliki dengan menjadi pribadi yang jujur adalah kemampuan kita mempengaruhi orang lain dengan begitu mudah. Hal ini berkaitan dengan poin nomor 3 diatas. Disaat orang sudah percaya dengan kejujuran yang kamu miliki maka dengan mudah orang akan mengikuti saran dari kamu. Dan ini akan memberikan kamu kendali penuh terhadap persepsi seseorang mengenai sesuatu hal.


Keren kan? Makanya jangan takut menjadi orang yang jujur karena keuntungannya jauh lebih besar dibanding kerugiannya. Kamu tidak perlu belajar hipnotis hanya untuk bisa mempengaruhi dan membuat orang lain mengikuti kemauan kamu. Cukup menjadi orang yang jujur dan bisa dipercaya maka kamu akan memiliki kemampuan sekelas tukang hipnotis.


5. jenjang karir yang lebih baik


Ada yang bilang menjadi penjilat bisa mempercepat karir seseorang dengan lebih mudah. Saya tidak memungkiri hal tersebut, karena memang benar adanya jika menjadi penjilat kadang mampu mendongkrak karir seseorang. Namun itu hanya berlaku jika kamu memiliki atasan yang bodoh dan system perusahaan yang bobrok. Dimana perusahaan yang bobrok dengan atasan yang bodoh sering kali menciptakan lingkungan kerja yang toxic dan sangat menyebalkan.


Lingkungan kerja yang toxic jangan dipertahankan terlalu lama, carilah tempat kerja yang menghargai keberadaan dirimu. Sebab lingkungan kerja seperti itu disamping menyulitkan jenjang karir pada dirimu juga tidak baik untuk kesehatan mental dalam jangka panjang. Tentunya untuk pindah kerja juga tidak mudah , jadi carilah kerja dulu ditempat yang lebih baik jika sudah diterima barulah kamu berhenti dari tempat kerja yang lama.


Carilah tempat yang menghargai keberadaan dan dedikasimu dalam sebuah lingkungan kerja yang baik. Karena disana kejujuranmu akan sangat berharga dan layak mendapat penghormatan yang lebih dibanding tempat yang acak acakan tidak jelas. Saya tidak bermaksud meremehkan seseorang yang mau pindah kerja karena lingkungan kerja yang toxic. Saya sadar mencari kerja di jaman sekarang sangatlah susah, dan modal jujur dan skill saja tidaklah cukup. Tapi yakinlah bahwa kamu akan memiliki relasi yang positif jika berpegang teguh pada kejujuran yang pada akhirnya akan sangat membantu dalam mencari pekerjaan yang lebih layak daripada sebelumnya.


6. ketenangan batin


Tidak ada yang penting di dunia ini selain memiliki harta yang melimpah dan juga ketenangan batin. Dengan bersikap jujur dan bersih dari dosa kebohongan akan membuat hidup kita menjadi tenang dan damai. Karena tidak ada yang menakuti kita dimasa depan tentang terbongkarnya kebohongan. Apa yang mau dibongkar sedangkan anda tidak memiliki kebohongan dalam diri. Orang yang sering berbohong akan selalu was was dan takut kalau suatu saat kebohongannya terbongkar dan posisinya akan tersudut.


Semakin besar kebohongan yang disembunyikan , maka akan semakin tersiksa batin yang menanggungnya. Ada pepatah lama, sepandai pandainya menyimpan bangkai akan tercium juga suatu saat nanti. Sangat tegas menggambarkan tentang sepandai apapun kamu berbohong maka suatu hari nanti kebohongan itu akan terungkap juga , cepat atau lambat.


7. memperluas relasi.


Dengan stigma positif sebagai orang yang jujur, maka akan membuka kesempatan untuk membuka hubungan relasi positif yang lebih luas. Percayalah di dunia ini banyak yang membutuhkan dan menyukai orang yang mempunyai sikap jujur. Ini karena energi positif dari hasil kejujuran yang dibangun selama ini akan mengundang orang yang baik pula untuk mendekat di hidup kita.


Namun menjadi jujur tidak selalu membawa dampak baik bagi kita, berikut ini risiko yang menjadi efek samping ketika kamu menjadi orang yang senantiasa jujur.


1. dibenci pihak tertentu


Menjadi jujur tidak selalu membawa dampak positif bagi kita , diantara adalah ada pihak tertentu yang akan merasa dirugikan dari kejujuran yang kita sampaikan. Orang yang curang dan pembohong akan merasa terancam dengan kehadiran anda di tengah tengah lingkungan mereka. Aksi bohong yang mereka lakukan selama ini akan terbongkar jika anda berada di dekat mereka, dan hal inilah yang akan membuat mereka benci dengan anda. Memang benar kejujuran tidak selalu membuat orang suka dengan kita, terutama pelaku kecurangan dan para pelaku yang berniat menipu.


Tapi anda tidak perlu khawatir, karena keberadaan anda yang jujur justru menyelamatkan banyak pihak dari ancaman penipuan dan kebohongan. Meskipun anda dibenci sebagian orang, namun akan banyak yang berterima kasih atas kejujuran anda. So jangan pernah takut dibenci, artinya anda mampu memberi ancaman nyata kepada para pelaku kejahatan yang sedang mengintai anda, keluarga maupun kerabat dekat anda.


2. menyakiti hati orang lain.


Yah, nyatanya kejujuran pun mampu menyakiti hati orang lain. Karena tidak semua orang suka dengan kenyataan yang terjadi. Seperti yang saya sampaikan diatas, bahwa manusia cenderung menyukai topeng mereka dan membenci kenyataan pahit tentang diri mereka sendiri. Ketika topeng diri mereka terbuka , dan orang lain bisa melihat sisi buruk tentang diri mereka lewat kejujuran anda , sudah pasti hati mereka akan kecewa dan sakit. Dan ujung ujungnya mereka akan membenci kamu karena telah membuka aib yang selama ini mereka tutup tutupi.


Demi menjaga nama baik , seseorang memang sering memakai topeng agar keburukan mereka tidak bisa terlihat oleh orang lain. Perkataan anda yang spontan dan jujur mengenai diri mereka yang asli akan berdampak buruk baginya dan perkataan anda yang jujur itu benar benar akan membuat orang yang memakai topeng kebohongan akan sakit hati kepada anda.


3. diasingkan dan dimusuhi


Jika anda jujur anda harus menerima konsekuensi diasingkan dan dimusuhi kelompok orang yang merasa dirugikan dengan kejujuran yang anda kemukakan. Kejujuran yang anda miliki akan merugikan sekelompok orang dan hal ini akan membuat orang lain tersebut merasa risih akan kehadiran anda. Mereka akan berusaha menyingkirkan anda dan memusuhi anda. Tidak jarang mereka akan membuat rencana yang membuat anda celaka.


Dalam sebuah circle pertemanan , orang yang tidak suka dengan anda cenderung menghindari atau mengasingkan anda dari circle pertemanan. Dan mereka berusaha mempengaruhi orang lain yang ada di sekelilingmu untuk menghindari dan menjauhi juga. Ini terjadi jika anda berkata jujur , meski dalam kasus tertentu hal ini terbilang jarang.


4. dianggap manusia tidak berperasaan


Karena kejujuran itu terkadang melanggar norma dan bertentangan dengan kenyataan. Mengungkap sebuah kebohongan dan berkata jujur dengan apa yang terjadi sering kali dianggap orang yang jahat dan tidak berperasaan. Hal semacam ini terjadi ketika kamu berusaha menyadarkan dan berkata jujur mengenai sebuah kepercayaan atau mitos yang berkembang di suatu komunitas tertentu. Anda berusaha menyadarkan dari kepercayaan konyol dengan memberikan bukti dan kejujuran sebuah fakta. Maka yang terjadi adalah anda akan dianggap manusia tidak berperasaan, manusia jahat atau manusia yang sedang kerasukan makhluk halus jahat.


Ya maklum lah jika sudah berhubungan dengan ranah sebuah kepercayaan, maka akan sangat sulit jika harus menasehatinya. Berkata jujur pun malah dianggap sesat dan tidak berperasaan.


Jadi kesimpulannya, kejujuran itu hal yang mulia namun tidak semua orang akan menyukai dengan kejujuran seseorang. Semua tergantung kepentingan dan keuntungan yang didapat. Jika dirasa kejujuran anda merugikan orang lain maka bersiaplah anda akan dimusuhi, namun jika kejujuran anda terasa menguntungkan bagi seseorang anda akan dianggap mulia.


Jadi semua tergantung dimana anda berdiri dan dimana kejujuran tersebut berpihak.

Posting Komentar