Dunia blogger di tahun 2026 ,lanjut atau berhenti?
Menjadi blogger di tahun 2026 bukan lagi seperti blogger di tahun 2020 ke bawah ,ada jurang tantangan menganga di depan.
Blogger bukan lagi bersaing dengan sesama blogger ataupun berkelahi dengan algoritma google agar bisa menjadi penguasa page 1 di halaman google.
Tapi harus berhadapan dengan kebiasaan pembaca yang sudah berubah,yang sudah tidak lagi mengandalkan google untuk mencari informasi.
Kebiasaan pembaca saat ini sudah terpecah, tidak seperti tahun tahun dulu jika butuh informasi tinggal buka google ,masukkan kata kunci lalu pencet tombol search maka algoritma google secara otomatis akan mencarikan informasi untuk kita dengan menampilkan halaman yang berisi artikel yang berisi karya tulis dari ribuan atau mungkin jutaan blogger.
Tapi sekarang apa?Banyak pembaca yang beralih ke youtube,tiktok atau facebook yang menurut mereka lebih interaktif dan informatif.Ya, saat ini pembaca lebih menyukai informasi berbasis video untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan.Bukan hanya itu saja , dunia tulis menulis sedang bersaing dengan raksasa teknologi yang berkembang pesat dari hari ke hari.
Namanya adalah AI.Teknologi yang mampu men generate karya tulis hanya dalam hitungan detik kepada pembaca.Chat gpt , gemini, grock, copilot dan masih banyak lagi lainnya sudah mulai merajai karya tulis menulis.Terlebih lagi google saat ini juga lebih memprioritaskan hasil AI kepada pembaca saat mencari informasi di google result page.Mungkin menurut google karya hasil generate AI lebih baik dari pada hasil karya manusia pada umumnya .
Dan bukan hanya itu saja AI saat ini sudah mampu membuat konten video juga , ini juga menjadi ancaman nyata untuk konten creator di bidang video. Ya meskipun konten video berbasis video AI tetap masih bisa diterima oleh pemirsa.
Karena konten video berbasis AI masih harus menjalani sejumlah proses editing agar relevan dengan isi tema konten yang di bahas.
Dan ini memungkinkan konten kreator tetap memiliki andil dalam dunia perkontenan.
Malahan justru mempermudah konten creator tersebut dalam membuat konten,yang kehilangan job mungkin hanya model atau artis yang biasa disewa untuk membuat konten tersebut karena sudah digantikan oleh AI.
Selebihnya aman aman saja untuk saat ini ,minimal saat konten ini saya tulis.
Ini berbeda dengan konten karya tulis, dimana AI langsung menyajikan data hampir sempurna langsung dalam sekian detik kepada user, dan ini live secara langsung di apk atau di web resmi AI tersebut.
Jadi ya tidak perlu campur tangan manusia lagi untuk menyajikan karya tulis tersebut.
User hanya tinggal menuliskan pertanyaan atau prompt yang tepat kepada AI dan AI akan langsung menganalisa pertanyaan serta memberikan data yang tepat sesuai kehendak anda.
Ya walaupun AI terkadang sedikit membuat kesalahan namun data tersebut masih bisa dikoreksi lagi.
Cuman AI tidak bisa menuliskan pengalaman serta emosi dalam kehidupan ,beda dengan karya tulis manusia yang terkadang justru lebih banyak melibatkan opini ,pengalaman serta emosional yang tertulis dalam sebuah karya.
Namun saya mengakui bahwa dalam hal pelogikaan serta data analisa , AI sangat unggul di bidang ini.
Ya memang mereka di bangun diatas lautan database yang sangat besar ,dengan hal itu AI sangat bisa diandalkan dalam memberi sebuah penjabaran data secara terperinci.
Saya rasa AI memang cocok menjadi analis menggantikan pekerjaan manusia,karena kemampuan dan sumber data yang besar memungkinkan AI menjadi sebuah mesin yang sangat powerfull dalam menjabarkan data yang kompleks.
Kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) memang sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di kalangan manusia dari sekedar untuk iseng iseng sampai untuk hal hal yang serius dalam hal profesionalitas.
Seperti biasa teknologi bagai pedang bermata dua ,di satu sisi menawarkan efisiensi yang lumayan membantu dalam menangani masalah manusia di lain sisi bisa menimbulkan masalah baru.
Kita bisa saja tertolong dengan adanya AI namun kita juga tau bahwa AI mampu merebut pekerjaan manusia apabila pekerjaan tersebut sangat bersinggungan dengan kemampuan AI.
Manusia tidak mungkin menangani pekerjaan dan bersaing dengan AI dalam hal efisiensi serta otomatisasi yang tinggi.
Menangani pekerjaan berulang dengan akurasi yang tinggi membuat AI jauh lebih unggul dalam hal ini.
Akurasi yang tinggi memungkinkan AI meminimalisir human error yang merupakan kelemahan manusia.
Dengan algoritma yang tepat dan kemampuan memproses data yang cepat AI menang telak disini dibanding manusia pada umumnya.
Berbeda dengan manusia yang terkadang bertele tele dalam mengambil keputusan ,AI mampu mengambil keputusan secara cepat dan efisien serta tepat.
Ya namanya juga manusia terkadang keputusan diambil dengan banyak drama dan bertele tele.
Tapi ya begitulah manusia yang justru terkadang menjadi titik yang manusiawi, dan menjadi ciri khas kelemahan yang bisa saja fatal atau justru menjadi hal yang mengasyikkan .
Kesalahan terkadang tidak bisa dianggap sepele jika sudah menyangkut hal hal yang dianggap penting dan memerlukan akurasi yang tinggi .
Karena hal hal semacam itu merupakan tindakan yang sulit ditoleransi jika sudah menyangkut nyawa ataupun menimbulkan kerugian finansial yang lumayan tinggi.
Kembali lagi ke masalah yang dihadapi para blogger di era ini dimana tantangan AI yang semakin nyata,dan kita manusia semakin tertinggal jauh dengan penemuannya sendiri.
Maka bisa disimpulkan makin hari akan banyak blogger yang akan resign dari dunia tulis menulis .
Ini disebabkan karena semakin sedikitnya traffic atau pengunjung blog yang membaca karya tulis para blogger.
Namun sebenarnya kita selaku penulis tidak perlu pesimis terhadap perkembangan teknologi, jadikan sebagai teman bukan musuh. Saya sendiri memanfaatkan ai sebagai tempat mencari referensi artikel dan sebagai tool keyword gratis. Soal pembaca mau memilih ai atau membaca karya tulis dari seorang blogger itu adalah pilihan masing masing.
Saya pribadi menjadikan blogger sebagai catatan pribadi yang kelak mungkin akan saya baca pribadi jika ada waktu senggang. Blogger adalah tempat untuk saya menyalurkan hobi menulis daripada hanya saya taruh di kepala. Jika tulisan saya bermanfaat bagi pembaca ya alhamdulilah, dan jika tidak ada yang membaca ya berarti tulisan ini untuk diri saya sendiri.
Dari tahun ke tahun menulis mungkin bagi sebagian orang merupakan kegiatan yang membuang waktu tanpa memberikan hasil materi maupun finansial. Dulu saya juga pernah mendaftar google adsense namun google adsense di blog ini dihentikan oleh google secara sepihak. Ya sudahlah tidak apa , yang penting blog saya tidak dihapus oleh google. Terlepas dari itu semua , semangat blog saya tidak pudar meski kadang ada rasa malas menyambangi pikiran ini.
Ada waktunya nanti saya akan berhenti menulis jika sudah tidak bisa ngapa ngapain lagi. Di saat itu mungkin saya sudah tidak ada di dunia ini atau kehilangan kewarasan saya. Namun jika dalam kondisi baik baik saja , saya tetap akan mengupdate blog saya ini, sebagai jejak perjalanan hidup saya yang akan menjadi kenangan bagi diri saya, mungkin anak anak saya atau cucu saya yang akan membacanya nanti.
Awal menjadi blogger saya memiliki impian ingin menjadi blogger yang handal dan menghasilkan uang jutaan rupiah dari aktivitas saya menjadi seorang blogger profesional. Tetapi setelah sekian tahun jangankan uang jutaan rupiah yang saya rasakan. Mendapatkan 1 pengunjung blog saja sudah alhamdulilah. Blog ini memang nyaris mati dan tidak memiliki pengunjung sama sekali. Saya sendiri kurang paham , padahal saya juga sudah menerapkan trik SEO atau trik trik lainnya agar bisa menarik pembaca ke blog saya ini. Tapi mungkin algoritma google tidak begitu bersahabat dengan blog saya ini , sehingga dijauhi dan tidak direkomendasikan untuk disebarluaskan oleh pembaca di luaran sana.
Kadang saya berpikir mungkinkah blog ini sepi karena saya tidak membeli domain sendiri agar terlihat profesional kali ya. Kenapa saya tidak memakai domain mandiri dan menggantungkan dengan subdomain blogspot gratisan ini? Itu semua ada alasannya, pertama karena saya tidak ingin ada broken link. Bagaimanapun juga blog ini juga sering saya share kemana mana untuk mendapatkan traffic pengunjung, dan jika berganti domain maka akan terjadi banyak sekali broken link di web tempat saya membagi link artikel saya ini.
Yang kedua karena jika berganti domain maka blog saya akan dianggap sebagai blog baru dan trik seo yang telah saya bangun selama ini akan mengulang dari awal dan ini sangat melelahkan.
Meskipun lambat laun domain tersebut akan dikenali juga oleh google. Tapi tetap juga effort yang harus dikerahkan sangat besar.
Yang ketiga. Tidak ingin ada tanggungan. Memiliki domain berbayar artinya anda memiliki tanggungan tahunan yang harus anda bayar. Jika anda lupa membayar tagihan domain yang anda miliki tersebut maka domain anda akan dinonaktifkan. Dan setelah dinonaktifkan akan menjadi blog gratisan lagi , orang yang membaca blog anda lewat domain berbayar tidak bisa lagi menemukan blog anda lagi jika tagihan anda berhenti, karena blog anda yang berbayar sudah berubah ke setelan awal saat memakai subdomain gratisan seperti sedia kala.
Yang keempat , saya ingin tenang. Saya sendiri tidak menggunakan domain berbayar karena ingin tenang saja, karena saya tidak ingin dipusingkan dengan tagihan blog yang bisa saja saya lupakan ketika tidak atau jarang menyentuh blog. Ada kalanya saya vakum dari dunia blogging selama bertahun tahun karena ada sesuatu hal yang tidak saya sebutkan . Selama saya vakum tentu aktivitas blogging nyaris tidak ada. Disaat itu otomatis akun domain berbayar saya tidak akan saya urus lagi.
Jadi saya lebih tenang menggunakan blog dengan domain dan hosting gratisan seperti sekarang ini. Aktivitas saya hanya tinggal mengetik dan posting untuk mengupdate artikel di blog ini tanpa ada tanggungan dan beban pikiran dikemudian hari.
Saya rasa ini lah yang cocok untuk saya yang terlalu pelit untuk membayar domain. Bagi saya ketenangan adalah segalanya, toh bagus atau tidak nya tulisan saya bukan dilihat dari domain melainkan dari kualitas dan isi artikel itu sendiri.
Posting Komentar