ZMedia Purwodadi

caraku melawan rasa takut tanpa keraguan sedikitpun

Table of Contents
caraku melawan rasa takut tanpa keraguan sedikitpun


Rasa takut merupakan perasaan yang umum dirasakan oleh manusia jika berhadapan dengan sesuatu yang mengancam jiwa maupun mengancam kepemilikan. Tak ada yang salah dengan rasa takut, itu merupakan sesuatu yang normal dialami manusia, karena rasa takut ini lah yang membuat manusia mampu bertahan jutaan tahun dalam sejarah evolusi manusia.

Ketakutan mampu membentuk manusia untuk selalu berfikir logis dan menemukan cara untuk bertahan hidup dari ancaman dan tantangan hidup. Namun perlu diingat bahwa ketakutan berlebih justru membuat kita semakin lemah dan menjadi tertinggal. Memang benar keberanian merupakan anugrah yang sangat indah dan mampu membuat kita percaya diri dan  mengantarkan kita pada zona yang mungkin belum tentu orang lain mampu meraihnya.

Dalam upaya bertahan hidup kadang kita menghadapi persoalan hidup yang sangat menguras tenaga dan pikiran. Bermula dari ingin memiliki dan menjadikan bentuk kekuasaan yang absolute, proses ketangguhan manusia selalu diuji dengan keadaan yang buruk. Tapi selalu survive dalam keadaan apapun dan dalam waktu kapanpun.

Tujuan kita melawan rasa takut tidak lebih supaya kita mampu mengambil resiko untuk mencapai tujuan kita, dan mampu bersaing dengan orang lain yang mungkin memiliki kemampuan lebih dari kita. Untuk itu lah artikel ini saya tulis, meskipun saya pribadi bukanlah pribadi yang tangguh tangguh amat dalam menjalani hidup ini. 

 Tapi setidaknya saya memiliki pengalaman dari rasa takut dan mampu bangkit dari keterpurukan yang berasal dari rasa takut itu sendiri.
Dulu saya memiliki ketakutan untuk memulai berhubungan dengan orang lain, takut berkomunikasi dengan orang lain, dan takut mempercayai orang lain. Ini semua terjadi karena saya memiliki masa lalu yang tidak menyenangkan di sisi kehidupan yang saya alami. Namun seiring berjalannya waktu ketakutan tersebut menggerogoti hidup dan keseharian.

Saya tidak boleh begini terus saya harus bangkit dan bertarung melawan dunia yang makin hari makin kejam. Perasaan takut selalu menghalangi tujuan  yang ingin aku raih, tidak ada kesempatan yang bisa aku raih semuanya hilang dan sirna walaupun sudah di depan mata.

Setiap ingin melakukan komunikasi selalu terhalang oleh rasa takut penolakan dan hal ini berlangsung selama bertahun tahun. Saya kurang tahu penyakit mental apa yang saya rasakan ini, namun yang jelas ini sangat menyiksa.
Di Masa kecil aku sering dididik secara keras oleh orang tua, sikap protektif yang berlebihan dari orang tua, serta aksi pembulian yang saya rasakan di sekolah seolah menjadi pelengkap kehancuran mental yang saya alami sewaktu anak anak. 

Di dunia kerja pun ,ini sangat menghalangi pekerjaan saya , seharusnya dalam dunia kerja kita dituntut untuk selalu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan berkomunikasi dengan rekan kerja untuk menemukan solusi dari sebuah permasalahan. 

Tapi apa yang saya lakukan, saya justru diam tanpa inisiatif untuk memberi kontribusi alahasil saya merasa tidak berguna di lingkungan kerja. Itu semua terjadi karena saya takut untuk memberi ide atau aksi yang mungkin dapat membantu pekerjaan saya. Saya terlalu takut menghadapi penolakan dari orang lain. terlalu takut untuk menghadapi tanggapan orang lain tentang diri saya .

Namun sekarang semua itu sudah saya atasi dan mampu keluar dari rasa takut yang selama ini membelenggu hidup dan keseharian saya. lalu bagaimana caranya keluar dari rasa takut yang berlebihan ini?

1. terima kekurangan kita.
Kita wajib menerima keadaan diri kita ,akuilah kalau kita pengecut dan terpuruk. Ini penting agar kita sadar diri kita siapa ,karena banyak orang di luar sana tidak menyadari tentang dirinya masing masing dan selalu mengelak dari keterpurukannya serta menyalahkan orang lain ketika dirinya terpuruk.
Bukan berarti kita minder dan menyalahkan diri kita atas semua hal yang menimpa dan yang kita alami pada diri kita. Melainkan sadar bahwa kita sebenarnya telah sakit.

Penting bahwa jika kita ingin sembuh kita harus sadar dan mengakui bahwa kita sedang sakit. Ketakutan adalah penyakit yang harus dilawan, dan wajib kita singkirkan jika itu sudah membuat kita terpuruk oleh keadaan yang disebabkan oleh rasa takut.

2. kenali apa yang membuat kamu takut.
Dengan mengenali trigger yang membuat kamu takut maka akan semakin mudah membuat rencana agar rasa takut tersebut mudah dikendalikan. Contohnya takut dengan orang , takut dengan ketinggian, takut dengan binatang tertentu. Misalkan takut dengan orang, coba kalian teliti apa yang menakutkan dari orang tersebut. Apakah karena wajahnya sangar, brewoknya lebat, atau ada hal lain yang membuat kamu takut.

Dengan mengenali lebih dalam penyebab ketakutan ini , diharapkan kita bisa memanipulasi pikiran diri kita sendiri dengan efektif agar rasa takut bisa ditaklukan.

3. biasakan diri dengan penyebab ketakutan
setelah kita  mengenali lebih dalam penyebab ketakutan tersebut,saatnya kita untuk membiasakan diri dengan penyebab ketakutan itu. Alasannya adalah karena untuk menaklukan ketakutan maka kita harus terbiasa menghadapi sumber ketakutan tersebut.

Dengan membiasakan diri menghadapi sumber ketakutan maka ketakutan yang selalu mengintai kita akan menjadi hal biasa lambat laun. Tidak apa  jika awalnya kamu merasa tidak nyaman dan ada perasaan tidak aman menyertaimu ketika menghadapi sumber ketakutan tersebut. Sebab siapapun orangnya akan mengalami shock jika harus berhadapan langsung dengan sumber ketakutan di awal terapi.

4. Mulai secara  perlahan dan pelan
Tidak perlu terburu buru untuk menyelesaikan terapi ini, mulai lah secara bertahap dan pelan pelan saja,nikmati proses menghadapi rasa takut ini. Karena tidak ada yang instan semua butuh proses yang panjang, namun tergantung juga tingkat keparahan rasa takut yang dihadapi masing masing orang.

 Ada yang cepat dan ada yang lambat bahkan ada yang menyerah karena tidak mampu menghadapi tekanan rasa takut yang begitu traumatis.
Misalnya anda takut dengan ketinggian maka taklukan rasa takut tersebut dengan bertahap. Contoh , setiap hari naiklah dengan ketinggian 30 cm, lakukan terus sampai kamu terbiasa menghadapi ketinggian 30 cm ini. Jika sudah tidak takut dengan ketinggian 30 cm maka naiklah dengan ketinggian 1 meter , mulailah kembali menaiki ketinggian 1 meter setiap hari , jika sudah terbiasa dengan ketinggian 1 meter maka lanjut lagi dengan ketinggian 1,5 meter begitu seterusnya hingga kamu  terbiasa dengan ketinggian tertentu yang normal.

5. afirmasi positif
berikan afirmasi positif pada ketakutan yang kamu rasakan, jangan menghujatnya namun berpikirlah positif. katakan pada diri sendiri dengan sesuatu yang positif untuk melawan rasa takut pada diri kita masing masing , contoh katakan" aku tidak takut lagi, mereka hanyalah teman yang kecil" katakan hal itu setiap hari sambil membayangkan hal yang anda takuti , lakukan sambil tersenyum bahkan ketika kamu menghadapi ketakutan tersebut secara langsung.

6. tidak  menantang dan juga tidak mengundang
Artinya begini, jangan menantang sumber ketakutan tersebut tapi bukan berarti kita menghindarinya jika bertemu langsung. Bersikaplah biasa biasa saja seolah tidak terjadi apa  apa, anggaplah itu hanya tamu yang tidak diundang dalam hidupmu dan bukan sesuatu yang penting untuk terlalu ditanggapi. Tidak ada sikap mengundang atau mengundang rasa takut atau sumber ketakutan tersebut, yang ada hanyalah afirmasi positif , untuk menjadikan ketakutan sebagai sahabat yang muncul dalam hidup tanpa diundang , semakin kamu menantang ketakutan artinya justru emosi kamu tidak stabil dan sangat berpengaruh buruk jika sumber ketakutan kamu adalah hal yang sangat berbahaya.
 
Kesimpulannya adalah jangan pernah biarkan ketakutan menguasai dirimu, karena secara perlahan lahan ketakutan akan menghambat tujuan hidupmu dan memaksa dirimu untuk terus dalam keterpurukan. Namun jika ketakutan tersebut sangat  membekas dan menimbulkan trauma mendalam , akan lebih baik untuk pergi ke psikiater untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Tips yang saya bagikan ini hanya untuk edukasi sederhana, tidak disarankan jika korban mengalami trauma yang sangat mengguncang hidupnya. Segera hubungi tenaga profesional jika rasa takut tersebut sudah terlihat tidak wajar dan mengganggu kejiwaan dan mental health.

Posting Komentar