belajar menjadi penulis tidak seribet tutorial yang disampaikan

Table of Contents
belajar menjadi penulis tidak seribet tutorial yang disampaikan


Menjadi seorang penulis merupakan hobi bukan sebuah tugas yang harus dipaksakan.

kenapa saya menyebutnya hobi bukan pekerjaan ?

jangan buru buru tersinggung jika anda seorang penulis profesional dan kemudian tidak sengaja membaca tulisan saya yang acak acakan ini.

seorang penulis akan memulai karirnya dengan rasa suka terhadap karya tulis karya mereka sendiri. semua diawali dari hobi bukan karena terpaksa karena pekerjaan atau mungkin karena tuntutan hidup yang semakin menghimpit.

Belajar menjadi penulis tentu menjadi sebuah kesenangan sendiri bagi pelakunya, namun jangan bosan di tengah jalan lalu berhenti karena alasan yang sangat klise ini.

karena jika anda berhenti di tengah jalan semua yang anda upayakan akan menjadi sia sia tanpa hasil yang nyata.

Teruslah berusaha tanpa henti dan selalu bersemangat setiap hari agar semua usahamu tidak berakhir begitu saja. jika lelah istirahatlah sejenak namun jangan berhenti begitu saja,

masih banyak hal hal yang menyenangkan yang belum kamu alami dan wajib dicoba bagi seorang penulis.

Lalu bagaimana mengawali menjadi seorang penulis amatir ?

tentu saja teruslah menulis semua hal yang ada di dalam kepalamu . tuangkan semua ke dalam keyboard yang ada di laptop atau komputer di depan mu itu, atau bisa juga lewat ponsel kesayangan yang ada.

namun jika tidak memiliki semua itu mulailah dengan cara lama untuk menulis dengan pensil dan kertas. tidak usah pesimis dengan hasil yang akan kamu tulis , karena semua hal tidak perlu dengan hasil sempurna.

lakukan saja yang bisa dilakukan tanpa peduli orang akan suka atau tidak dengan hasil tulisan kamu yang apa adanya itu. saya pribadi lebih menyukai tulisan manusia yang mungkin tidak sempurna seperti tulisan hasil generate ai, tapi lebih manusiawi dan terkesan hidup dan punya nyawa karena ditulis oleh manusia.

justru karena adanya kesalahan itulah makna menjadi manusia lebih terasa menyenangkan.

banyak sekali tutorial menjadi penulis di luaran sana dengan berbagai cara dan trik yang aduhai.

namun tidak akan bisa menggantikan tulisan yang mengalir begitu saja tanpa perencanaan yang matang alias tulisan yang diketik secara mendadak,rasanya seperti ada perasaan lega bagi seorang penulis.

sama dengan yang saya tulis saat ini , sama sekali tanpa ada perencanaan yang matang dan tanpa membaca referensi yang terkait dengan tema tulisan ini, karena saya hanya ingin menikmati tanpa harus mencari kesempurnaan di dalam tulisan yang saya buat ini.

tidak memikirkan seo ataupun kerangka karangan yang harus di kembangkan.

semua mengalir secara alami begitu saja.

saya tidak memaksa anda meniru cara dan gaya tulisan saya yang acak acakan ini. hanya ingin menyampaikan bahwa jangan menunggu sempurna baru mulai menulis. tapi mulai lah menulis karena anda masih bisa bernafas dan masih punya kesempatan untuk hidup.

anggaplah hari esok anda tidak akan hidup lagi jadi mulailah menghargai waktu yang ada dengan menulis isi kepala anda tanpa terkecuali.

yang menghambat kita ingin menulis adalah sebuah pertanyaan klasik yang sering kita tanyakan kepada diri sendiri tatkala hendak ingin menulis. aku ingin menulis apa ya?

itu kan yang ada di kepala kalian?

tidak masalah , saya juga menanyakan itu ketika mulai menulis.

saya sudah tidak mau lagi terlalu memikirkan apa yang harus saya tulis, tetapi saya mulai dengan apa saja yang ada di kepala.

saya juga tidak peduli dengan hasil akhirnya, semua serba apa adanya tanpa ada perencanaan yang matang.

Menulis adalah bagaimana cara kita untuk menyampaikan pemikiran kita kepada orang lain lewat tulisan tulisan yang mungkin akan dibaca berbagai pihak. Memang benar jika tulisan haruslah dikembangkan dengan presisi dan mendetail. Agar pembaca bisa menilai secara objektif serta netral. Tapi tidak ada salahnya juga jika menulis dalam basis opini dan pandangan subjektif. Semua mempunyai sisi yang positif maupun negatif , tidak ada salahnya karena pendapat memang harus disampaikan agar dunia tahu apa yang terjadi di dalam isi kepala kita.

Sebagai penulis blogger saya juga sering menulis dengan pandangan pribadi dan berbasis opini karena tulisan saya memang sering diambil dari pengalaman saya pribadi dan juga pengalaman orang lain. Tetapi saya juga sangat terbuka mengenai kritik maupun saran dari pembaca dan saya yakin tulisan saya juga menimbulkan pro dan kontra bagi sebagian pembaca.

Saya sendiri belajar menjadi penulis secara otodidak, dan mengandalkan tutorial dari master blog yang telah lebih dahulu terjun menjadi penulis blog . Dan menurut aku lumayan susah susah gampang dalam mengarungi dunia tulis menulis di platform blogger  besutan raksasa google ini. Sukanya mungkin karena kita bisa mengekspresikan isi kepala  kita kepada para pembaca di luar sana tanpa kenal latar belakang dan siapa orang tersebut.

Dukanya ya kadang dalam menulis artikel ada kalanya isi kepala terasa buntu saat kehabisan ide untuk menulis artikel, di saat seperti itu kebanyakan waktu akan saya habiskan untuk membaca artikel orang lain untuk mencari inspirasi yang mungkin bisa saya pakai untuk menambah ide untuk menulis di artikel blog saya sendiri.

Yang paling susah bagi saya pribadi ketika kita diharuskan menulis di luar fashion atau diluar wawasan yang selama ini menjadi bidang keahlian kita.

Apalagi jika harus dituntut sempurna berdasarkan selera orang lain, behhh rasanya kepala mau meledak.

Biasanya itu terjadi jika ada job untuk menulis artikel milik blog orang lain, dimana kita harus mengikuti tulisan berdasarkan standar mereka. Dan kadang standar yang mereka miliki berbanding terbalik dengan standar milik saya sendiri. Yang hasilnya bisa ke tebaklah, lama sekali saya harus menyelesaikan tulisan tersebut .La wong nulis di blog sendiri saja kadang selesainya bisa seharian penuh untuk 1 artikel, apalagi ini blog milik orang lain yang berbeda jauh dengan gaya dan style di blog saya.

Mau tidak mau saya sendiri harus bisa menyesuaikan diri dengan standar milik orang lain. Dan yang kayak gitu menurut aku menyiksa sekali. Biasanya ide mengalir deras tanpa henti, begitu kena standar berbeda dari biasanya maka itu sangat sulit bagi saya pribadi.

Ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan jika pengen terjun menjadi penulis profesional agar kamu bisa lebih mudah memahaminya saya berikan sedikit pandangan meski saya pribadi bukan penulis profesional seperti yang kalian bayangkan.

1 tulisan menyentuh hati pembaca

Ini saja terdengar sudah serem, boro boro menyentuh hati pembaca. Mau merakit kata demi kata saja masih pusing apalagi disuruh memainkan emosi para pembaca. Yang ada malah kita sendiri yang emosi nulisnya.

Namun terlepas sulit atau tidak nya menyentuh hati para pembaca adalah hal yang wajib kita lakukan jika ingin menjadi penulis profesional.

Ya mungkin bagi penulis novel , sangat diperlukan untuk menyentuh hati para pembacanya. Tapi bagi para penulis blog kayaknya tidak terlalu penting penting amat juga sih, tapi boleh dicoba juga jika gaya penulisannya adalah story telling yang biasanya bercerita. Bagi penulis berita ya cukup menggunakan 5 prinsip jurnalis Who, why, when , where, what . Karena bagi para penulis berita dituntut menulis berita secara akurat dan enak di baca juga tentunya.

2. Konsisten dan tidak malas.

Waduh ini lumayan berat bagi saya walau terdengar mudah diucapkan , karena saya sendiri sering bolong bolong saat menulis di blog ini. Butuh kedisiplinan yang tinggi dan kemauan yang kuat untuk menulis secara konsisten. Disamping itu juga kita butuh ide yang banyak agar tetap bisa terus menulis, dan hal semacam ini menuntut kita terus belajar dan belajar tanpa henti. Banyak membaca karya orang lain juga ide yang bagus untuk terus memperdalam wawasan yang kita miliki.

Tidak semua penulis mampu untuk terus konsisten dalam menulis, terbukti banyak penulis blog yang sudah pensiun yang dulunya sering membagikan tulisan yang bisa menyemangati kami para penulis blog yang masih pemula ini. Walaupun ada yang mampu bertahan tapi jumlah mereka tidaklah terlalu banyak dibanding yang sudah resign.

Jadi bisa dibayangkan sendiri betapa sulitnya konsisten itu, melawan rasa malas dan segala kesibukan duniawi demi menulis artikel yang kadang tidak ada yang membacanya. Walaupun ada yang membaca karya kita kadang tidak terlalu banyak, kayak saya sendiri yang saya sendiri,yang nulis juga saya sendiri. Jadi selama ini jujur saja saya menulis untuk diri saya sendiri dan bercerita kepada diri saya sendiri.

3. menentukan niche

Dalam menentukan niche blog atau para penulis lainnya biasanya berdasarkan minat mereka atau keunggulan mereka dibidang apa sehingga ide penulisan bisa mengalir deras.

Berbeda jika kita menulis yang tema tulisannya berbeda jauh dengan fashion kita , maka seringkali ide menulis terasa stuck dan buntu karena kita kehabisan ide untuk menulis.

Untuk itu lah pentingnya menulis berdasarkan niche sesuai keahlian kita masing masing. Yang mana nantinya sangat berguna untuk mengembangkan ide tulisan menjadi lebih luas. Hal ini juga sangat bagus untuk terus mengasah kemampuan kalian dengan cara menulis apapun ide dan kemampuan kalian di bidang tertentu, sehingga kemampuan kalian akan terabadikan lewat tulisan yang telah kalian buat. Ide ide yang telah kalian tulis akan terus dibaca dan di lanjutkan para pembaca dimanapun keberadaannya, ibarat nya kita menebar kebaikan lewat keahlian dan tulisan  kita ke masyarakat yang lebih luas.

4. Jangan malas membaca

Salah satu syarat wajib menjadi penulis justru kalian harus rajin membaca, karena membaca dan menulis adalah satu kesatuan. Dengan membaca wawasan kita akan bertambah, dengan bertambahnya wawasan kita akan berdampak meluasnya ide yang kita miliki. Dengan banyaknya ide tersebut maka akan mempermudah kita dalam mengembangkan tulisan kita.

Gemar membaca harus dijadikan sebuah rutinitas bagi seorang penulis.

Bukan hanya dibangku sekolah atau pun anak sekolahan, membaca sebenarnya adalah kewajiban kita sebagai manusia untuk terus mengengkan wawasan kita sebagai manusia.

Membaca juga turut serta untuk meningkatkan sdm bangsa indonesia yang kita cintai ini, bukan hanya untuk penulis saja.

So marilah kita membaca, dan jangan berhenti membaca sampai akhir nafas kita.

Karena wajib hukumnya terus belajar bagi kita semua, terus mengembangkan diri sampai batas usia kita.

Terkait dengan dunia penulis, dengan membaca kita juga bisa melihat cara penulis lainnya dalam mengembangkan tulisannya. Bagaimana cara seorang menulis, gaya penulisannya itu semua bisa kita pelajari dengan cara membacanya. Kita bisa melakukan ATM (Amati Tiru Modifikasi) ini berbeda dengan copy paste, karena kita hanya meniru ide dan gaya penulisannya, jadi bukan meniru plek ketiplek .

4 point diatas adalah point point yang sering saya baca di tulisan blogger lainnya , sudah banyak penulis yang membahas hal hal semacam ini.

Namun bagi saya pribadi sebagai pemula cara paling tepat menjadi penulis adalah memulai dengan hal hal kecil .

Tulis saja apa yang ingin kalian tulis, dan jangan hiraukan apakah tulisan tersebut akan ada yang membaca atau tidak.

Ikuti alur jarimu, biarkan jari kita menulis apa yang ingin ditulis dan biarkan mengalir begitu saja.

Biarlah tulisan kita yang tidak sempurna ini menjadi saksi pelajaran yang berharga di kemudian hari, karena kesalahan adalah bagian dari proses, jadi kesalahan bukanlah hal yang perlu ditakuti apalagi menghambat perjalanan kita. So tulis saja apa yang ingin kamu tulis.

Akhirnya tidak ada rumusan pasti untuk menjadi seorang penulis, nulis ya nulis saja jangan terlalu banyak pertimbangan dan melamun .

Soal bagus ataupun jelek itu tidak masalah, yang terpenting itu adalah semangat belajar dan mencoba terus tanpa henti.

Sukses mungkin saja sebuah tujuan, namun kegagalan dan kesalahan adalah sahabat paling baik yang pernah kita miliki.

Jangan takut salah teruslah berjuang.

Semangat kawan.

Posting Komentar